Buang air besar tidak lawas

Anak saya selalu buang air besar sikit sikit. Bila terbersin, atau terbatuk akan keluar najis sikit sikit. Tapi dia tetap poop banyak 5-6 kali sehari. Apakah punca dia macam ni ? Adakah sebab pemakanan saya menyebabkan dia poop tak lawas ?

Suka
Kongsikan
Simpan
Komen
1

1 komen

Buang air besar yang tidak tuntas dan keluar sedikit-sedikit, terutama saat bersin atau batuk, pada bayi yang masih sering buang air besar (5-6 kali sehari) bisa menjadi hal yang perlu diperhatikan lebih lanjut:

Frekuensi buang air besar (BAB) sebanyak 5-6 kali sehari pada bayi, terutama jika disusui ASI eksklusif, umumnya masih dalam batas normal. Sistem pencernaan bayi yang belum sempurna membuat ASI mudah dicerna dan dikeluarkan, sehingga frekuensi BAB bisa beberapa kali sehari dan akan berkurang seiring bertambahnya usia. Namun, kondisi buang air besar yang tidak tuntas atau keluar sedikit-sedikit, apalagi saat bersin atau batuk, perlu dievaluasi. Ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

  • Sistem pencernaan yang belum matang: Otot-otot saluran cerna dan kontrol sfingter anus bayi masih dalam tahap perkembangan.
  • Gas dalam perut: Gas bisa menyebabkan bayi mengejan atau mengeluarkan feses sedikit-sedikit.
  • Refleks normal: Terkadang, gerakan tubuh atau tekanan saat batuk/bersin bisa memicu refleks pengeluaran feses pada bayi.
  • Konsistensi feses: Jika feses terlalu cair atau terlalu keras, bisa menyebabkan pengeluaran yang tidak tuntas atau sulit. Mengenai pola makan Anda, terutama jika bayi Anda disusui ASI, memang dapat memengaruhi konsistensi dan frekuensi BAB bayi. Beberapa makanan yang Anda konsumsi bisa memicu gas atau reaksi pada bayi. Namun, tidak selalu menjadi penyebab utama dari kondisi buang air besar yang tidak tuntas. Penting untuk memperhatikan tanda-tanda lain seperti warna feses (apakah ada darah, lendir, atau warna yang tidak biasa seperti putih atau hitam), konsistensi feses (sangat cair atau sangat keras), serta gejala lain pada bayi seperti muntah, demam, rewel, atau penurunan berat badan. Jika ada kekhawatiran atau gejala penyerta, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat.
6 jam yang lepas
Suka
Feedback
warningPenafian: Kandungan ini disediakan berdasarkan sumber maklumat yang disahkan
Topik berkaitan
Cari komuniti anda
Terokai komuniti kami yang berapandukan kepada topik-topik kesihatan semasa